Berbagi Info Menarik

Pentingnya Jaminan untuk Pendidikan Anak di Masa Depan


Pentingnya Jaminan untuk Pendidikan Anak di Masa Depan

Sudah merupakan tanggungjawab Anda untuk memenuhi semua kebutuhan anak, terutama pendidikan. Keberhasilan seorang anak pun bisa dipengaruhi oleh pendidikannya. Oleh karena itu, Anda perlu mengupayakan santunan untuk pendidikan anak di masa depan dengan mendaftarkan diri sebagai nasabah asuransi. Berikut ulasan lebih lanjut untuk memahami dengan baik pentingnya santunan pendidikan.

Pengertian Santunan Pendidikan

Santunan pendidikan ini merupakan sebuah perlindungan yang diberikan dalam bentuk biaya untuk pendidikan anak. Hal ini akan diterima anak ketika Anda meninggal dunia dengan berbagai penyebab. Bisa juga dikeluarkan karena mengalami kondisi tertentu yang memenuhi syarat dari santunan.

Biaya yang akan dikeluarkan nantinya sesuai dengan biaya premi yang Anda bayarkan. Jumlah perkiraan biaya yang keluar ke depannya nanti akan dijelaskan di awal sebelum kesepakatan dengan pihak asuransi dilakukan. Anda harus menanyakan dengan detail hal ini kepada pihak asuransi yang menjalankan program agar tidak terjadi permasalahan nantinya.  

Manfaat Utama Santunan

Adanya santunan ini tentu memberikan manfaat yang penting untuk pendidikan anak di masa depan. Anda tidak akan tahu apa yang terjadi nantinya. Santunan ini yang akan menjadi jaminan agar anak bisa mendapatkan pendidikan sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya.

Adanya santunan ini akan mencegah anak Anda dari biaya pendidikan yang tidak terpenuhi. Tidak akan ada masalah putus sekolah yang terjadi pada anak jika menggunakan santunan pendidikan ini. Besaran santunan yang diberikan mulai dari Rp10.000,- per tahun atau sesuai dengan besaran premi.

Manfaat Tambahan Santunan

Santunan untuk pendidikan anak ini memiliki manfaat tambahan yang akan didapatkan sesuai dengan kondisi. Anak Anda akan mendapatkan santunan biaya pendidikan jika tertanggung utama meninggal dunia karena mengalami kecelakaan. Kategori kecelakaan ini pun tentu memenuhi ketentuan yang ditetapkan pihak asuransi.

Anda bisa menanyakannya langsung saat melakukan kesepakatan. Anak juga akan mendapatkan santunan meninggal dunia atau cacat tetap keseluruhan yang terjadi karena kecelakaan. Manfaat lainnya akan mendapatkan santunan rawat inap di rumah sakit akibat mengalami kecelakaan. Ketentuannya minimal 5 hari berturut-turut di rawat di rumah sakit.

Manfaat yang tak kalah penting adalah diberikannya tunjangan kehilangan pendapatan karena cacat tetap seluruh yang Anda alami. Bahkan pihak asuransi nantinya akan memberikan santunan biaya pemakaman sehingga keluarga yang ditinggalkan tidak mengalami masalah dalam biaya.

Syarat untuk Terdaftar dalam Santunan

Anda bisa mendapatkan santunan ini dengan syarat  sudah berlaku 24 jam sehari di manapun di wilayah Indonesia. Risiko yang akan ditanggung sesuai ketentuan di dalam polis. Kondisinya diberlakukan mulai dari usia di atas 17 hingga 64 tahun. Periode asuransi berlaku selama 1 tahun. Anak yang akan mendapatkan santunan ini ialah anak kandung dari usia 1 sampai 21 tahun.

Setelah semua syarat terpenuhi Anda tinggal memilih premi yang diinginkan. Isi formulir pendaftaran dengan data yang benar. Tanyakan setiap poin yang tertulis di dalam kertas perjanjian. Pastikan Anda memahaminya dengan baik.

Setelah itu akan keluar nomor polis dan nomor pembayaran. Jangan sampai lupa untuk membayar premi secara rutin setiap bulannya. Konfirmasi semua data ini akan dikirim kembali via email Anda sebagai bukti pendaftaran.

Anda yang paling tahu santunan untuk pendidikan anak dibutuhkan ke depannya. Hitunglah estimasi biaya yang bisa dikeluarkan untuk pendidikan dan sesuaikan dengan kemampuan membayar premi setiap bulannya. Anak merupakan salah satu aset yang berharga dan Anda perlu memberikan pendidikan terbaik untuknya dengan bergabung di happyone.di.
Share:

Ciri Khas dalam Sistem Asuransi Jiwa Syariah


Ciri Khas dalam Sistem Asuransi Jiwa Syariah

Asuransi jiwa syariah merupakan jenis asuransi jiwa yang sistem pengelolaannya mengikuti kaidah syariat Islam. Asuransi syariah akan berjalan dengan kesepakatan saling tolong menolong dalam kebajikan. Ini dia ciri khas dalam sistem asuransi.

1.                  Azas Tolong Menolong

Asuransi syariah untuk jiwa menggunakan azas tolong menolong antara nasabah yang satu dengan nasabah lainnya. Jadi risiko dari biaya pengobatan nantinya dibagi ke semua nasabah sesuai dengan kebutuhan penanganannya atau biaya pengobatan. Arti lainnya bahwa risiko dipindahkan atau biayanya dibayarkan sesuai dengan akad di awal.

Dana yang diberikan untuk biaya pengobatan atau penanganan nantinya didasarkan dengan keikhlasan tanpa memintanya kembali di kemudian hari. Pada saat pendaftaran hal ini akan dijelaskan dalam surat kesepakatan secara detail. Anda bisa membacanya dengan jelas yang disebut dengan akad di dalam asuransi syariah untuk menghindari komplain di kemudian hari.

2.                  Pembayaran Klaim

Ciri khas berikutnya dari asuransi syariah adalah klaim dibayar menggunakan dana yang ada di dalam rekening tabarru tanpa tambahan dari manapun. Rekening ini dikelola oleh pihak asuransi yang dijelaskan di awal sebelum menjadi nasabah.

Dana tabarru ini merupakan dana dari hasil pembayaran premi nasabah asuransi sesuai dengan pilihan besaran premi yang disepakati. Jadi saat ada pembayaran premi nasabah tersendat akan berisiko pada pelayanan asuransi yang diberikan nantinya. Salah satunya dalam pembayaran klaim nasabah karena dana yang dikeluarkan hanya menggunakan dana dari nasabah yang ada.

3.                  Pengawasan Ketat

Asuransi jiwa syariah merupakan jenis asuransi syariah yang diawasi secara ketat oleh Dewan Syariah Nasional (DSN). Semua sistem yang digunakan atau proses yang dijalankan dalam asuransi akan mendapatkan pengawasan langsung.

Tujuannya agar tidak terjadi kesalahan ataupun kecurangan. Hak nasabah akan diberikan sesuai dengan kesepakatan tanpa adanya kendala. Anda akan diberitahu perihal ini diberkas sebelum penandatanganan akad. Jadi Anda tidak perlu khawatir untuk menjadi bagian dari asuransi ini.

4.                  Sistem Bagi Hasil

Ciri khas yang paling utama dalam sistem asuransi syariah yang digunakan adalah sistem bagi hasil. Sistem ini diberikan ke semua nasabah yang ikut serta melakukan investasi. Sistem bagi hasil ini digunakan untuk semua produk asuransi syariah yang sudah disepakati.

5.                  Uang Tidak Hangus

Dalam sistem asuransi syariah untuk program jiwa uang yang Anda bayarkan secara rutin setiap bulannya sesuai kesepakatan tidak akan hangus. Hal ini karena sistem yang digunakan dalam pengelolaan uang tersebut adalah milik para nasabah.

Pihak asuransi hanya bertindak sebagai pengelola atau seperti sebuah administrasi. Jadi dana itu bukan milik asuransi. Hanya saja pihak asuransi akan diberikan biaya pengelolaan yang rincian pembayarannya dijelaskan dengan detail di awal kesepakatan. Jika tidak ada Anda bisa menanyakannya agar lebih paham dan tidak merasa dirugikan.

6.                  Fee atau Ujroh

Asuransi syariah menggunakan sistem fee atau ujroh yang merupakan sebuah imbalan jasa. Imbalan ini diberikan kepada pihak asuransi sesuai dengan kesepakatan dengan para nasabah.  Jadi dana yang masuk ke perusahaan asuransi milik semua nasabah yang harus dikeluarkan sesuai dengan kebutuhannya.

Asuransi jiwa syariah atau pun tidak sama-sama memiliki manfaat untuk menjadi jaminan atau mempermudah beban Anda saat mendapatkan masalah.  Hanya saja sistem yang digunakan dalam asuransi sedikit berbeda.  Jika masih dirasa ragu ataupun kurang paham Anda bisa menanyakannya dengan detail kepada pihak asuransi. Tidak perlu bingung perihal asuransi syariah Anda bisa mendapatkan programnya dari perusahaan asuransi allianz.co.id.
Share:

Kenali 6 Jenis Alergi Pada Anak!

Kenali 6 Jenis Alergi Pada Anak!

Alergi anak terkadang bisa disebabkan oleh faktor keturunan. Itu sebabnya orang tua yang memiliki riwayat alergi tertentu, bisa menurunkan alergi yang sama pada anak. Namun, tak menutup kemungkinan anak memiliki jenis alergi yang berbeda. 

Papulir Urticaria

Jenis alergi anak yang pertama ini sering disebut juga dengan reaksi alergi yang disebabkan oleh gigitan serangga. Gigitan ini kemudian menyebabkan munculnya benjolan ruam. Alergi jenis ini biasanya diikuti dengan rasa gatal pada bagian yang terkena gigitan serangga. Adapun jenis-jenis serangga yang biasa menjadi biang masalah adalah nyamuk, kutu, tungau, dan lain sebagainya.

Eksim

Eksim atopik termasuk jenis alergi yang paling sering dialami oleh anak-anak. Eksim ini dimulai dari ruam kecil berwarna merah dan tampak mirip dengan gejala kulit kering. Penyebab eksim ini biasanya disebabkan boleh faktor genetik serta lingkungan. Pemicu utama eksim adalah bahan baku pakaian yang menyebabkan iritasi, sabun cuci atau produk perawatan tubuh lainnya, dan cuaca panas.

Alergi Makanan

Alergi yang disebabkan oleh makanan diakibatkan oleh reaksi dari sistem imun tubuh anak sesaat setelah mengonsumsi makanan tertentu. Pembengkakan pada lidah, bibir, dan saluran napas merupakan efek dari alergi makanan. Tidak hanya itu, alergi makanan juga bisa menyebabkan anak mengalami gangguan pencernaan seperti diare.

Umumnya sangat jarang alergi makanan menyebabkan kelainan pada kulit. Namun ada beberapa kasus alergi yang reaksinya justru muncul pada kulit anak. Anak yang mengalami alergi makanan juga dapat terkena dermatitis atopik atau disebut juga eksim atopik. Sudah seharusnya Anda mulai mengeliminasi ragam makanan yang dapat menyebabkan alergi pada anak.

Alergi Obat

Alergi obat biasanya ditandai dengan kulit kemerah-merahan, gatal, dan muncul biduran. Bisa pula disertai dengan mata merah serta adanya pembengkakan pada mulut serta tenggorokan. Namun, waspadai alergi obat dalam kategori berat karena dapat membahayakan nyawa anak. Alergi obat dalam kondisi berat ditandai dengan anak mengalami anafilaksis dengan gejala kulit membiru, pusing, serta pingsan. Selain itu ditambah pula dengan denyut nadi cepat serta mual.

Alergi Suhu Dingin

Alergi dingin juga bisa dialami oleh anak. Alergi jenis ini biasanya ditandai dengan kulit memerah saat terpapar suhu dingin, terjadinya pembengkakan pada tangan, bibir, dan kerongkongan. Tidak hanya terpapar suhu dingin saja. Alergi dingin juga bisa disebabkan lantaran mengonsumsi makanan atau minuman dingin.

Dermatitis Kontak Alergik

Alergi satu ini disebabkan oleh adanya kontak dengan bahan kimia, dan biasa terjadi pada anak dengan tipe kulit hipersensitif. Gejala yang muncul biasanya berupa rasa gatal, bercak kemerahan, bengkak, dan melepuh. Jika tidak diobati, efek jangka panjang kulit akan tampak bersisik, menembak, dan membuat retak permukaan kulit. Alergi satu ini bahkan bisa meluas ke area tubuh lainnya jika tidak segera diberikan pengobatan yang tepat.

Berikut bagian tubuh yang paling sering terkena dermatitis kontak alergik:

- Tangan
Biasa disebabkan oleh penggunaan detergen, antiseptik, terkena getah sayuran/buah, serta pestisida.
- Lengan
Penggunaan jam tangan berbahan nikel bisa menyebabkan dermatitis pada bagian yang terpapar. Pemakaian sarung tangan karet serta getah tanaman pun menjadi pencetus alergi di bagian ini.
- Wajah
Diakibatkan oleh pemakaian kosmetik, spons, alergen di udara, dan penggunaan krim wajah.
- Telinga atau Leher
Bisa terjadi pada anak yang sensitif terhadap bahan baku pembuatan anting. Cat rambut juga menjadi pencetus munculnya dermatitis pada wajah.

Demikian beberapa jenis alergi anak yang disebabkan oleh berbagai macam faktor baik genetik maupun lingkungan. Lakukan eliminasi secara bertahap lalu hindari makanan atau penggunaan produk yang dapat menyebabkan munculnya alergi.

Share: